Kadang-kadang orang asing lebih baik daripada keluarga.
Quotes tersebut merangkum intisari drama As You Stood By.
STORYLINE
Eun Su (Jeon So Nee), bekerja di toko barang mewah di mal. Kerjanya taktis, bertekad dan fokus pada goal. Suatu waktu, jam tangan paling mahal dicuri oleh Jin So Baek (Lee Mu Saeng). Eun Su melakukan semua cara agar jam tersebut kembali sehingga CEO Jingang tersebut terkesan akan tekadnya.
Eun Su mempunyai sahabat karib yang mirip namanya, Hui Su. Ia penulis buku anak-anak, yang belakangan diketahui mengalami KD*T parah oleh sang suami, Jin Pyo (Jang Seung Jo). Eun Su sendiri punya trauma akan kekerasan sebab di keluarganya juga ada pelaku.
Mengetahui tubuh Hui Su penuh lebam parah dan mentalnya harus diselamatkan, Eun Su mengusulkan rencana berbahaya: menghabisi Jin Pyo.
REVIEW
As You Stood By itu pelan tapi menyakitkan.
Ceritanya dibangun perlahan seperti melodrama. Dari pekerjaan Eun Su, awal dia kenal dengan Jin So Baek, ngilunya kekerasan yang dilakukan Jin Pyo pada Hui Su, sampai trauma Eun Su sendiri.
Eun Su mengira hidup Hui Su bahagia. Keluarga Jin Pyo berharta, Jin Pyo sendiri punya pekerjaan mapan dan tampak luar sangat menyayangi Hui Su. Ia sering membeli kalung mahal di mal tempat Eun Su bekerja untuk sang istri. Siapa sangka hadiah tersebut adalah harga yang harus dibayar untuk penyiksaan?
Sedangkan Eun Su sendiri, ia diceritakan selalu menarik napas tiap hendak membuka lemari gelap tertutup. Rupanya, sewaktu kecil ia pernah bersembunyi disana agar tak ikut dipukul, salah satu penyebab ia bekerja sangat tekun.
Semua motif disajikan sedemikian rupa hingga kita rasanya ikut menderita, tak lain agar kita dapat mendukung penuh misi utama drama ini: membun*h Jin Pyo.
Pria tampan, pekerjaan mentereng, apartemen bagus; namun sepenuh tenaga menampar, menendang tubuh kurus Hui Su, mencekiknya; yang diperankan dengan sangat mumpuni sekaligus brutal oleh Jang Seung Jo; yang adik perempuan dan ibunya pun sama jahannamnya.
Apakah akan diam saja?
Sedangkan seharusnya Hui Su dapat mewujudkan cita-cita sebagai penulis buku anak ternama.
Lantas, ketika momen tersebut benar-benar direncanakan, saya hanya bisa menunggu dengan terpaku, "bagaimana dua wanita ini akan mewujudkannya? Mengingat Hui Su akan langsung dicurigai sebagai tersangka utama jika Jin Pyo dieksekusi?"
Saya pribadi salut dengan shoot kamera sepanjang adegan itu dan akting luar biasa Lee Yu Mi. Mewakilkan semua emosi penonton!
APAKAH ADA KEJAHATAN SEMPURNA?
Eun Su dan Hui Su tentu sudah mengantisipasi dengan cermat, kejadian-kejadian akibat perbuatan mereka.
Namun, seperti kata para detektif di serial misteri, pasti ada celah dalam suatu kejahatan.
Dan itu datang dari sebab yang luput diprediksi, mengguncang ketenangan mereka dan penonton, memberi tambahan thriller tak berujung, namun jadi titik balik cerita yang bikin kita greget sendiri, "hadeehhh apa sih, nggak selesai-selesai ketidakberuntungan mereka ini!"
Dijamin nggak ada kalimat "bernapas lega"!
Ditambah mereka juga kejar-kejaran dengan polisi perempuan adik Jun Pyo yang sangat curiga dengan iparnya, Hui Su, sedangkan ia dan ibunya sama-sama gila. Plus keluarga Eun Su sebagai akar trauma wanita itu.
Beruntung ada CEO Jin So Baek. Saat menyadari ia adalah salah satu penyebab Eun Su-Hui Su merencanakan pembun*han, ia bertindak seperti deskripsi premis drama ini: strong supporter.
Ia mengawasi dan mengerahkan seluruh kenalannya untuk melindungi 2 wanita yang berusaha entas dari traumanya masing-masing. Ia berperan sebagai bos, kolega serta kakak bagi Eun Su dan Hui Su.
Dan Lee Mu Saeng sukses memerankan peran CEO Jin dengan begitu menawan, hingga karakternya ditengarai menyukai Eun Su oleh pemirsa hahaha 🤭
Kalau ini terserah tafsiran penontonnya ya, karena tidak ada kalimat khusus dari Jin So Baek. Saya pribadi, melihat hubungan mereka sebagai saviour dan yang diselamatkan.
Istilahnya, orang asing sangat baik yang sudah dianggap seperti keluarga. Mereka dipersatukan oleh trauma masing-masing, jadi saling melindungi satu sama lain.
Dan ikatan tersebut, kadangkala lebih erat, lebih teguh dari keluarga sedarah ❤️
PENUTUP
As You Stood By sungguh drama singkat namun membekas.
8 episode thrilling penuh kekerasan, keprihatinan dan keberanian.
Tidak mudah untuk keluar dari kendali pelaku kekerasan. Dan mungkin, As You Stood By berangkat dari keresahan itu. Terluka tak sengaja saja sakit, apalagi bertahun-tahun dipukuli. Alasan apapun mustahil melegitimasi tindakan, apalagi ayah Eun Su bilang begini, "Aku tidak salah. Aku hanya memukul istriku. Aku tidak memukul anak-anak."
HAH!
Hasil tragis patriarki!
Kira-kira hukuman apa yang memuaskan penonton dan setimpal bagi korban orang-orang tak berotak ini?
Awalnya, Hui Su diceritakan enggan mengambil pilihan tersebut. Sebab balik lagi, faktanya sulit menyelamatkan diri dari pelaku. Membun*h suami adalah hal terakhir yang Hui Su putuskan, karena fisik dan jiwanya sudah tak sanggup menanggung.
Berhasil keluar adalah keajaiban yang membutuhkan keberanian besar. Seperti ibu Eun Su yang akhirnya memilih dirinya daripada terus bertahan.
Sebab itu pula, 8 episode terasa nggak kelar-kelar. Sebagai sesama perempuan, meski caranya salah, saya ingin mereka selamat, bahagia dan segera hidup tenang. Let them free! Dan untunglah, drama ini diakhiri dengan impas. Every single thing. Every single person.
Paling memuaskan tentu saja penyelesaian si pengganggu yang sangat mengganggu serta keluarga Jun Pyo. Tanpa tangan Eun Su dan Hui Su "kotor", mereka sudah saling menghancurkan diri sendiri. Karma! Hahahaha!
Jjang!
Zey's Review: 4/5
Where to watch: Netflix

Komentar
Posting Komentar
Komentar anda akan ditampilkan setelah ditinjau