Beranda

Langsung ke konten utama

Review UNLOCKED (2023); Privasi yang Dicederai



Risih, nggak, sih, kalau ada kenalan buka-buka ponsel tanpa izin? Ke orang terdekat saja kadang kita masih enggan, apalagi kalau nggak kenal, terus diam-diam ponsel kita disadap, sampai nggak ada lagi yang namanya privasi? 

3/4 narasi film Unlocked dihabiskan menggambarkan pelanggaran batas pribadi. Bukan cuma data tertulis yang pelakunya dapatkan, tapi dia bagaikan CCTV yang menonton kita dari bangun sampai tidur lagi. 

Creepy to the max. Mana yang mengintai serial killer! 😭😭

This review contains spoiler.

STORYLINE 
Na Mi tak sengaja menjatuhkan ponselnya di bus dalam perjalanan pulang setelah bertemu dengan teman-temannya. 

Begitu sadar esok paginya, ia menelepon sang penemu, lantas janji bertemu di kafe Mizi milik sang ayah. Tapi suara wanita di seberang bilang, ponsel Na Mi rusak dan sudah diantarkan ke toko reparasi. Na Mi tinggal bilang mau membetulkan ponsel, sebab biayanya sudah dilunasi. 

Dari toko bernama Woo Repair ini, yang tak Na Mi sadari, hidupnya berubah seperti habis dilemparkan dari wahana super tinggi. Si pelaku berkedok tukang reparasi menggali seluruh data diri, termasuk menyadap kamera dan suara. 

Pekerjaan Na Mi di Massit Gonaak kacau; sahabatnya menjauh; ayahnya dalam bahaya, dan yang terpenting, ia jadi calon korban pembunuhan! 

REVIEW 
Pernah nonton Im Si Wan di Emergency Declaration? Wah, dia lebih hebat lagi di film ini. 

Senyum ngerinya, kekaleman misterius, keheningan yang bikin merinding. Pura-pura ramah tapi nyatanya sedang mengintai korban. 

Singkirkan sikap polos dan wajah imutnya di Run On. Di film ini dia cuma menggunakan paras gantengnya itu sebagai kedok! 

Apalagi ketika di klimaks cerita kita akhirnya disuguhi wajah asli Jun Yeong sang killer, setelah sebelumnya sutradara hanya membiarkan kita berimajinasi, Im Si Wan tampil dengan sangat intimidatif.

Kagum banget dengan range aktingnya dia. Berani ambil peran beda-beda. Award di portofolio projectnya deserved! 😭😭

THRILLER YANG MENCEKAM 
Detak-detak ketegangan Unlocked dibangun perlahan dalam narasi dan slide demi slide adegan, bergantian antara cerita Na Mi, Jun Yeong dan detektif Woo Ji Man. 

Demikian pula dengan profil tiap pemeran, kisah hidupnya, serta petunjuk menuju kebenaran, ditampilkan dengan teratur. Membiarkan kita menebak dan berimajinasi, kiranya cerita ini akan kemana ujungnya. 

Beberapa kali dibuat terpukau oleh jawaban dari permainan tebak-tebakan khas misteri ini, apalagi tentang validasi Woo Jun Yeong di depan rumah Na Mi. 

Lantas, menuju klimaks, saat Na Mi menyadari dia berhadapan dengan siapa, dan Jun Yeong beraura pembunuh sudah ada di jarak pandangnya, Unlocked membuat saya terpukau oleh kejutannya. 

Dalam banyak karya, psycho-killer itu memiliki suatu kebanggaan bila targetnya berakhir menjadi pembunuh juga, setelah orang terdekat si target dihabisi. Dia senang jika orang lain berakhir seperti dirinya. 

Itu yang saya batinkan ketika Jun Yeong mempermainkan kematian sang ayah di depan mata Na Mi. 

Jun Yeong yang intimidatif & berbahaya. Kemarahan yang jelas tampak di mata dan teriakan Na Mi: hasil dari buncahan emosi akibat orang asing tak tahu diuntung ini mengacaukan hidupnya dan sekarang mencelakai anggota keluarga satu-satunya, 

Saya bilang, "Ini bakal seru kalau Na Mi dan Jun Yeong bunuh-bunuhan."

Macam I Saw The Devil gitu, kan. Melahirkan psikopat lainnya akibat kemarahan, kesedihan, yang terlalu dalam. 

Dan ternyata bisik-bisik itu jadi nyata xixixixi. 

Momen Na Mi mengerling ayahnya yang sekarat sementara Jun Yeong malah berwajah sombong merasa tak bersalah. Lalu kamera menyoroti langkah demi langkah keputusan Na Mi dengan dramatis...

...

WAAAHH....

BHAKSUUUU!! 👏👏👏 

Itu,
momen
yang 
GOLD sekaliiiii!! 
😍😍😍😍

Mampus kau, Jun Yeong!! BUWAHAHAHAHAHA! 

ENDING
Ketegangan yang berhasil mempertahankan fokus penonton, puzzle misteri cemerlang, sisi drama yang tak berlebihan, sudah sangat cukup membuat Unlocked masuk dalam daftar watchlist. 

Bagimu yang penasaran siapa sesungguhnya villain kita ini, sayang sekali, identitas asli Jun Yeong tak diungkap secara detail di akhir. 

Tapi itu termaafkan. Ia tak jadi alasan untuk menganulir seluruh thriller menjanjikan yang dimiliki film ini.

Jika kamu mulai menonton karena Im Si Wan, saya bisa bilang, dia begitu HEBAT disini. Berpadu dengan para senior, Chun Woo Hee dan Kim Hee Won. TRIPLE KILL!!! 

RECOMMENDED! 

*Disclaimer: Tulisan ini dibuat 2 tahun lalu, mungkin ada yang relevan dan tidak.





Komentar