Langsung ke konten utama

Review EXTREME JOB; Film Komedi Tersukses 2019!

Tahun 2019 tampaknya jadi tahun keberuntungan bagi Lee Hanee. Dua proyek seni perannya sukses besar. Dari drama The Fiery Priest yang dibintanginya bersama Kim Nam Gil, dan film aksi-komedi Extreme Job yang jadi "tokoh" utama artikel kali ini.

extreme job
Poster

Dirilis di Korea Selatan pada bulan Januari, Extreme Job disutradarai oleh Lee Byeong Hun, dengan memasang slogan "A Ground Breaking Investigation You've Never Tasted Before".

Dan semenjak beberapa hari naik layarnya di bioskop, EJ mampu menyedot jutaan penonton hingga mampu melewati rekor film box office pendahulunya, Along With The Gods. EJ pun didapuk sebagai film most-watched kedua sepanjang masa di Korsel setelah Roaring Currents, dengan penjualan tiket lebih dari 14, 9 juta.


PLOT
Adalah lima detektif tim narkotika; Chief Go (Ryu Seung Ryong), Jang (Lee Hanee), Ma (Jin Seon Kyu), Yoeng Ho (Lee Dong Hwi), dan Jae Hoon (Gong Myung) yang selalu gagal menangkap penjahat dalam setiap misinya. Pekerjaan mereka terancam jika tidak menunjukkan progres apapun.

Lalu datanglah Ketua Tim Choi (Song Young Kyu) yang menawarkan kasus untuk menangkap seorang gembong narkoba, Lee Mo Bae. Didorong dengan bayangan bahwa mereka tidak akan menikmati uang pensiun, kelima detektif ini akhirnya menerima misi.

Untuk melakukannya, mereka mengambil keputusan untuk membeli kedai ayam goreng di seberang markas antek-antek Lee Mo Bae. Niat awalnya hanya untuk mengintai, tapi keadaan memaksa mereka berlima untuk benar-benar berjualan ayam goreng. Dan tidak disangka, pekerjaan yang notabene bertolak belakang dengan job utama mereka, laku keras dan mendulang banyak pundi uang.

REVIEW
Daebak.
Asli ngakak :D
Bener kata sutradaranya, kalau ini adalah film komedi yang ga biasa. Unik dan menghibur.


Dari menit-menit awal, penonton udah disuguhi sama komedi yang ga pasaran. Gimana gagalnya tim narkotika ini menangkap penjahat sampe mau dipecat, sama chemistry antar pemainnya yang bikin komedinya ga melulu dari dialog, tapi juga dari tingkah dan mimik wajah. Kelima detektif ini berhasil membangun tim yang solid sekaligus ikatan emosi yang utuh.

Chief Go yang sudah berumur tapi belum naik pangkat juga, Jang sang detektif wanita yang cantik nan galak, Ma yang wajahnya jauh dari kata rupawan tapi tangkas, Yeong Ho yang kadang jadi penengah, dan Jae Hoon sang maknae (bungsu) yang selalu antusias. 


Sepanjang durasi film, entah kenapa aku merasa kalau porsi detektif Ma ini banyak disorot. Meski terkesan tidak rupawan, tapi keterampilannya jauh lebih banyak dan handal dari rekan-rekan lainnya. Masakannya enak, kemampuan bela dirinya nomer satu, dan dialah satu-satunya yang dapet pacar di akhir cerita. (Kecuali Chief Go yang udah nikah tentunya)

Jadi kayak ada pesan tersirat, ga penting lho ganteng apa engga, yang penting skill nya :D


Selain menyuguhkan scene aksi dan komedi, EJ juga menyediakan porsi untuk thriller, meski sangat sangat sedikit. Adegan ini ada untuk menunjukkan betapa kejam dan tanpa ampunnya seorang Lee Mo Bae. Pimpinan gembong narkoba yang diperankan secara apik oleh Shin Ha Kyun. Tapi namanya juga film komedi, yha penjahatnya juga ga ketinggalan bikin ketawa hahaha.


Dan EJ ga ketinggalan ngasih surprise menjelang akhir cerita. Dari awal digambarkan kalo kelima detektif ini ga kompeten dan selalu bikin pimpinannya naik darah. Tapi kemudian kita bakal dikasih penjelasan mengagumkan kenapa direktur polisi membuat mereka berlima ada di satu tim. Keterampilan khusus masing-masing anggota yang seolah menjadi hadiah di scene-scene terakhir. 


Akhirnya setelah nungguin lama buat keluar subnya, bisa bikin review film kece ini juga. Overall, EJ bikin aku ketagihan pengen nonton lagi. Scene kocaknya bahkan masih bisa bikin ketawa pas kebayang. Ohiya, ayam gorengnya keliatan lezat, apalagi ayam bumbu iga nya. Jadi pengen masuk layar dan nyicip sendiri hahaha.

FILM'S CORNER
Rating IMDb: 7,2/10





Komentar